Skip to main content
search
0

Bitcoin pertama-tama adalah penyimpan nilai, artinya berguna untuk menabung bitcoin. Jadi, jika kamu berada di Indonesia atau di mana pun dan ingin mendapatkan bitcoin, ada beberapa cara untuk melakukannya. Kamu dapat menukarkannya, memperolehnya, atau menambangnya. Setiap metode mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dalam postingan blog ini, kami akan menyederhanakan proses dan menjelaskan berbagai opsi yang tersedia untuk mendapatkan bitcoin.

1. Menukar Rupiah Anda Dengan Bitcoin 🔄

1.1. ATM Bitcoin Online:

Untuk memulai, kami sarankan untuk mencoba ATM online ini, di mana kamu dapat membeli bitcoin pertamamu dalam beberapa menit. Kamu bisa menggunakan Rupiah atau QRIS.

  • Kelebihan: Sangat cepat, bagus untuk merasakan betapa mudahnya membeli bitcoin, anonim, dapat ditukarkan ke dompet penyimpanan mandirimu.
  • Kekurangan: Limit Rp 25.000 per transaksi.

ATM Bitcoin Lightning untuk Indonesia

1.2. Bursa Online:

Bursa online adalah platform tempat kamu dapat menukarkan Rupiah Indonesia (IDR) -mu dengan bitcoin. Kamu harus membuat akun, memverifikasi identitasmu, dan kemudian kamu dapat mulai membeli bitcoin.

  • Kelebihan: Nyaman, ramah bagi pemula, dan sebagian besar menawarkan berbagai metode pembayaran.
  • Kontra: Memerlukan verifikasi identitas (KYC), yang dapat menimbulkan risiko privasi.

Silakan periksa halaman ini untuk melihat bursa Indonesia terbaik sebagai perbandingan.

Ikhtisar Bursa

1.3. ATM & OTC Bitcoin Offline:

ATM Bitcoin berfungsi seperti ATM tradisional tetapi untuk bitcoin. Kamu memasukkan uang tunaimu dan menerima bitcoin di dompet digitalmu.

Saat ini, belum ada ATM Bitcoin yang tersedia di Indonesia. Namun, kamu dapat menggunakan ATM online ini atau menggunakan layanan OTC (over-the-counter) dari bursa (misalnya Indodax) untuk menyetor uang tunaimu dan menukarkannya ke bitcoin.

  • Kelebihan: Cepat, mudah digunakan, dan (sering kali) anonim. Terkadang, ada batasan berapa banyak bitcoin yang dapat kamu beli tanpa identifikasi KYC atau kamu harus membeli sejumlah tertentu agar diizinkan menggunakan layanan ini.
  • Kekurangan: Ketersediaan terbatas, seringkali biaya transaksi lebih tinggi.

1.4. Pasar Peer-to-Peer (P2P):

Platform seperti Paxful memungkinkan Anda membeli bitcoin langsung dari Bitcoiner lain. Kamu dapat bertemu seseorang secara langsung atau berdagang secara online, menggunakan Rupiah Indonesia untuk membeli bitcoin.

  • Kelebihan: Nilai tukar yang berpotensi lebih baik, anonimitas.
  • Kekurangan: Risiko penipuan lebih tinggi, memerlukan upaya lebih untuk menemukan penjual yang dapat dipercaya.

1.5. Meetup Bitcoin:

Menghadiri meetup Bitcoin adalah cara terbaik untuk mempelajari dan membeli bitcoin. Kamu dapat menemukan individu yang bersedia menukarkan IDR dengan bitcoin secara langsung.

  • Kelebihan: Bangun koneksi di komunitas Bitcoin, belajar dari Bitcoiner berpengalaman, tidak perlu KYC.
  • Kekurangan: Mungkin tidak tersedia di semua wilayah, berisiko penipuan.

2. Menghasilkan Bitcoin 💼

Daripada membeli bitcoin, kamu juga bisa memperolehnya dengan menjual barang atau jasa dan menerima bitcoin sebagai pembayaran (harap diperhatikan: secara resmi, hal ini saat ini tidak sah di Indonesia). Selain itu, beberapa perusahaan menawarkan gaji dalam bitcoin. Jadi, kamu bisa dibayar dalam bentuk bitcoin (misalnya jika kamu bekerja di perusahaan yang terkait dengan Bitcoin).

  • Kelebihan: Dapatkan bitcoin tanpa harus membelinya, potensi peningkatan pendapatan jika nilai bitcoin naik.
  • Kekurangan: Keterbatasan karena undang-undang yang berlaku di Indonesia, nilai bitcoin dapat berfluktuasi.

3. Menambang Bitcoin ⛏️

Cara ketiga untuk mendapatkan bitcoin adalah dengan menambang. Penambang menerima hadiah dalam bentuk bitcoin untuk memproses transaksi dan mengamankan jaringan. Namun, karena pasar yang kompetitif, persyaratan teknis, dan perangkat keras yang mahal, hal ini tidak lagi menguntungkan bagi kebanyakan individu.

  • Kelebihan: Dapatkan bitcoin dan berkontribusi pada jaringan Bitcoin.
  • Kekurangan: Membutuhkan investasi yang besar pada perangkat keras khusus (penambang ASIC), akses terhadap listrik murah. Tidak praktis untuk sebagian besar rumah tangga pribadi.

Harap diperhatikan: Di Indonesia, terdapat banyak energi terbarukan yang murah dan melimpah (misalnya panas bumi, pembangkit listrik tenaga air, dan energi surya). Oleh karena itu, penambangan Bitcoin sebenarnya bisa sangat menguntungkan di sini. Jika kamu ingin mempelajari lebih lanjut tentang kemungkinan Penambangan Bitcoin di Indonesia, silakan hubungi kami.

Bitcoin Mining Indonesia (lihat buku “Bitcoin untuk Indonesia”)

Kesimpulan

Membeli bitcoin bisa sesederhana menggunakan bursa online atau rumit seperti menambang. Bagi kebanyakan orang, menggunakan bursa atau ATM Bitcoin adalah metode yang paling mudah. Namun, jika kamu mencari kontrol lebih besar atas transaksi atau ingin mengintegrasikan bitcoin ke dalam bisnis atau keuangan pribadimu, mendapatkan bitcoin atau berpartisipasi dalam pasar P2P mungkin merupakan cara yang baik. Harap diingat, setiap opsi memiliki kelebihan dan kekurangannya, jadi pertimbangkan mana yang terbaik untuk situasimu dan mulailah perjalanan Bitcoinmu hari ini!

Apa berikutnya? Menyimpan Bitcoin

Kamu sudah membeli bitcoin pertamamu? Selamat!! Apa berikutnya? Terlepas dari caramu memperoleh bitcoin, menyimpannya dengan aman dalam penyimpanan pribadi sangatlah penting, terutama karena jumlah tabunganmu meningkat. Penyimpanan mandiri memastikan kamu mengontrol bitcoinmu tanpa bergantung pada pihak ketiga seperti bursa. Para Bitcoiner selalu berkata: “Bukan kunci Anda, bukan koin Anda.” Pelajari lebih lanjut tentang metode penyimpanan yang aman dan perbedaan antara hak asuh dan hak asuh sendiri di postingan blog berikutnya.

Leave a Reply

Close Menu