Terakhir diperbarui: Oktober 2026. Semua 8 bursa di halaman ini berizin OJK, otoritas jasa keuangan Indonesia. Biaya sering berubah, jadi cek biaya terbaru di aplikasi sebelum kamu membeli.
Bursa Bitcoin adalah cara mudah untuk membeli bitcoin.
Pengalaman pengguna, biaya, dan fitur berbeda di setiap bursa.
bursa TERBAIK

100%
Kustodial
Secara singkatnya
- Bursa adalah cara mudah untuk membeli bitcoin dengan rupiah dan cocok untuk pemula karena menawarkan antarmuka yang ramah pengguna, layanan pelanggan, dan fitur bermanfaat lainnya
- Namun, bursa Bitcoin di Indonesia memiliki beberapa kelemahan: memerlukan KYC, bersifat kustodian, dan membebankan biaya untuk layanannya.
- Kami membandingkan 8 bursa untukmu, jadi kamu bisa pilih yang paling cocok
Beli bitcoin dengan mudah menggunakan rupiah – namun waspadai konsekuensinya.
Mau beli Bitcoin di Indonesia? Bursa adalah tempat paling mudah untuk mulai. Kamu bayar pakai rupiah lewat transfer bank, dan Bitcoin masuk dalam hitungan menit. Di bawah ini kami bandingkan 8 bursa di Indonesia dari sisi biaya, kemudahan, dan kepercayaan. Satu aturan paling penting: bursa adalah tempat membeli, bukan tempat menyimpan. Bursa meminta KYC dan memegang koinmu. Pindahkan Bitcoin ke dompetmu sendiri. Kalau kamu tidak pegang kuncinya, Bitcoin itu bukan milikmu.
Bandingkan 8 bursa sekilas
| Bursa | Cara bayar biaya | Kirim BTC ke dompetmu sendiri | Berizin OJK | Cocok untuk |
|---|---|---|---|---|
| Indodax | Biaya trading per order (maker/taker) | Ya | Ya | Pasar BTC/IDR terbesar, fitur nabung rutin |
| Tokocrypto | Biaya trading per order (maker/taker) | Ya | Ya | Banyak fitur, untuk trader aktif |
| Reku | Biaya persentase kecil per transaksi | Ya | Ya | Pemula yang ingin biaya rendah |
| Pintu | Spread sudah termasuk dalam harga (Pintu Pro: biaya maker/taker) | Ya | Ya | Pemula, aplikasinya sangat mudah |
| Ajaib Kripto | Spread sudah termasuk dalam harga | Ya | Ya | Investor yang sudah pakai Ajaib untuk saham |
| Upbit Indonesia | Biaya trading per order (maker/taker) | Ya | Ya | Trader yang butuh likuiditas tinggi |
| Pluang | Spread sudah termasuk dalam harga | Ya (maks. 2 BTC per hari) | Ya | Bitcoin, emas, dan saham dalam satu aplikasi |
| Triv | Biaya flat persentase per transaksi | Ya | Ya | Setor dan tarik rupiah yang cepat |
Pajaknya sama di semua bursa berizin: saat kamu menjual atau menukar Bitcoin, pajak final 0,21% dipotong otomatis (1% di platform luar negeri). Sejak 1 Agustus 2025 tidak ada PPN saat membeli. Baca selengkapnya: Apakah Bitcoin legal di Indonesia? Aturan dan pajaknya.
Indodax
- Bursa Bitcoin pertama dan terbesar di Indonesia
- Biaya trading yang masuk akal
- Fitur nabung bitcoin bulanan
- Poin layanan OTC
- Antarmuka tidak terlalu ramah untuk pengguna
- Sedikit materi edukasi
- Penarikan: Rp 25.000 (flat)
- Deposit: Gratis (transfer bank),Rp 25.000 (akun virtual)



Tokocrypto
- Bursa besar
- Banyak fitur bagus
- Keamanan tinggi
- Mudah digunakan
- Biaya perdagangan yang relatif lebih tinggi
- Verifikasi KYC rumit
- Penarikan : Rp 5.000 – Rp 25.000 (flat)
- Deposit : Gratis (transfer bank), IDR 25000 (akun virtual)


Reku
- Biaya rendah
- Antarmuka yang simpel dan ramah pengguna
- Bagus untuk pemula
- Sedikit materi edukasi
- Kurang dikenal
- Penarikan: 0,05% (min. Rp 5.000)
- Deposit: Gratis (transfer bank), Rp 2.500 (rekening virtual)



Pintu
- Antarmuka yang ramah pengguna
- Proses KYC yang mudah
- Cocok untuk pemula
- Biaya trading yang kompetitif
- Kurang banyak materi edukasi
- Penarikan: 0,2% (minimal Rp 25.000)
- Deposit: Gratis (transfer bank), Rp 2.500 (rekening virtual)



Ajaib Kripto
- Terintegrasi dengan Aplikasi Ajaib Sekuritas
- Mudah digunakan
- Cocok untuk investor saham yang ingin berinvestasi Bitcoin
- Spread lebih tinggi
- Penarikan: 0,25% (min. Rp 50.000)
- Setoran: Gratis (transfer bank)


Upbit Indonesia
- Bagian dari Upbit, salah satu bursa terbesar di Asia
- Likuiditas BTC/IDR tinggi
- Aplikasi trading cepat dan rapi
- Dibuat untuk trader, kurang ramah untuk pemula
- Sedikit informasi edukasi
- Penarikan: Rp 5.000 (transfer bank)
- Setoran: Gratis (transfer bank)


Pluang
- Bitcoin, emas dan saham dalam satu aplikasi
- Sangat mudah untuk pemula
- Fitur beli rutin (DCA)
- Spread lebih tinggi
- Cek dulu apakah kamu bisa kirim Bitcoin ke dompetmu sendiri sebelum membeli
- Penarikan: Rp 5.000 (transfer bank)
- Setoran: Gratis (virtual account)


Triv
- Beroperasi sejak 2015, salah satu bursa tertua di Indonesia
- Biaya trading rendah
- Setor dan tarik rupiah cepat
- Tampilan ramai dengan banyak produk selain Bitcoin
- Sedikit informasi edukasi
- Penarikan: Rp 6.500 (transfer bank)
- Setoran: Gratis (transfer bank)


Pertanyaan yang sering diajukan
Bursa mana yang terbaik untuk beli Bitcoin di Indonesia?
Tidak ada satu bursa yang paling baik untuk semua orang. Pilih bursa yang berizin OJK, aplikasinya mudah buatmu, biayanya rendah untuk jumlah yang kamu beli, dan bisa mengirim Bitcoin ke dompetmu sendiri. Indodax, Tokocrypto, dan Upbit Indonesia punya order book dengan volume BTC/IDR tinggi. Pintu, Reku, dan Pluang adalah aplikasi yang paling mudah untuk pemula.
Apakah legal membeli Bitcoin di bursa ini?
Ya. Sejak 10 Januari 2025, bursa kripto di Indonesia diberi izin dan diawasi oleh OJK (sebelumnya oleh Bappebti). Ke-8 bursa di halaman ini ada di daftar pedagang aset keuangan digital berizin OJK per September 2026. Kamu bisa cek daftar terbarunya di ojk.go.id. Selengkapnya di panduan kami Apakah Bitcoin legal di Indonesia?
Biaya apa saja yang kamu bayar saat beli Bitcoin?
Ada hingga empat biaya: biaya trading atau spread di harga, biaya bursa kecil (CFX), biaya setor atau tarik rupiah, dan biaya jaringan saat kamu mengirim Bitcoin ke dompetmu sendiri. Sejak Agustus 2025 tidak ada PPN saat membeli. Saat kamu menjual, pajak final 0,21% dipotong di bursa berizin.
Berapa modal untuk mulai?
Sangat sedikit. Kebanyakan aplikasi memungkinkan kamu beli Bitcoin dengan beberapa puluh ribu rupiah. Di Pintu, misalnya, mulai dari Rp 11.000. Kamu tidak perlu membeli satu Bitcoin utuh: satu Bitcoin terbagi menjadi 100 juta satoshi.
Boleh simpan Bitcoin di bursa?
Boleh, tapi kami tidak menyarankannya untuk tabungan. Di bursa, perusahaanlah yang memegang kunci Bitcoin-mu. Kalau bursa diretas, membekukan penarikan, atau bangkrut, Bitcoin-mu ikut berisiko. Beli di bursa, lalu kirim Bitcoin-mu ke dompetmu sendiri. Lihat dompet hardware untuk penyimpanan jangka panjang.
Bagaimana cara menjual Bitcoin ke rupiah?
Kirim Bitcoin-mu ke bursa berizin, jual ke rupiah, lalu tarik uangnya ke rekening bankmu. Panduan kami Cara jual Bitcoin dengan aman di Indonesia menjelaskan setiap langkah dan penipuan yang paling sering terjadi.
Apakah perlu KTP untuk daftar?
Ya. Bursa berizin wajib memverifikasi identitasmu (KYC), biasanya dengan KTP dan swafoto. Kalau kamu warga negara asing, cek di aplikasi apakah paspor diterima sebelum kamu mengirim uang.
Bagaimana cara menyimpan bitcoin?
Kamu mendapatkan bitcoin pertamamu? Keren banget! Tapi sekarang di mana kamu menyimpannya? Di bursa, di ponselmu, atau di dompet perangkat keras yang aman?
6k+ ulasan (4.8 dari 5)

